Arti setiap Tangis Bayi
Rasanya semua sudah dilakukan untuk menghentikan tangisan bayi. Tapi, gendongan, nyanyian dan pelukan Anda sepertinya tak mempan. Coba teliti perilaku bayi saat menangis, Anda mungkin bisa segera tahu apa penyebabnya.

Jika bayi menangis sambil mengemut atau menghisap tangannya,maka bisa dipastikan bayi Anda sedang lapar. Cara mengatasinya? Beri dia susu. Untuk ASI tidak perlu dibatasi. Namun jika ia mengonsumsi susu formula, ikuti aturan jumlah konsumsi per harinya.   

Jika bayi menangis sambil mencoba memasukkan kepalanya ke dalam baju Anda atau seperti mencari perlindungan, berarti bayi mengalami kebisingan dan lagi membutuhkan suasana tenang. Cara mengatasinya? Pergilah ke ruangan yang lebih tenang, gendong dan berikan tepukan lembut di punggungnya.  

Apakah bayi menangis sambil menggaruk-garuk  kepalanya? Apakah ia menguap dan matanya berkaca-kaca? Kalau ya, berarti ia lelah dan mengantuk. Cara mengatasinya? Rebahkan dia di tempat tidur. Jika dia terlihat ingin ditemani, Anda pun bisa ikut rebahan
di sampingnya.

Apakah tangisannya seperti terisak-isak dan ia merentangkan tangan? Itu artinya bayi Anda membutuhkan pelukan. Cara mengatasinya? Segera gendong dan dekap dia dengan hangat agar tangisannya segera berhenti.

Kalau bayi menangis sambil cenderung membolak-balikkan badan seperti mencari posisi yang nyaman, ada kemungkinan ia merasa kepanasan atau kedinginan. Cara mengatasinya? Jika udara panas, pakaikan dia baju tipis yang nyaman, buka sarung tangan dan
sarung kakinya. Namun, kalau ternyata udara terasa dingin, hangatkan bagian lehernya dan usahakan bagian perut, tangan dan kaki dalam keadaan hangat. Bisa dengan mengoleskan minyak telon.

Apakah bayi menangis begitu keras? Apakah rona wajahnya berubah menjadi merah, detak jantungnya cepat dan tangannya mengepal? Kalau ya, itu tandanya dia merasa kesakitan. Cara mengatasinya? Cek dengan teliti, apakah pakaiannya terlalu ketat, sesak atau terlalu menekan bagian tubuh tertentu sehingga membuat ia merasa tidak nyaman. Jika tangisan tetap terjadi dan semakin kencang serta terjadi perubahan pada fisik si bayi, segera bawa ia ke dokter.


Baca Juga :